» POLING OPINI
» Galeri
» Tag
akuntan Akuntansi Akuntansi Pemerintahan APBN audit audit fee bailout Bank Bank Century BBM BI BPK bursa Capital Ekonomi IFRS Indeks Persepsi Korupsi Inflow intermeso Keuangan Daerah Korupsi kredit krisis laporan keuangan Laporan Keuangan Pemda Likuiditas moratorium nilai tukar rupiah Opini pajak Pemekaran Pengawasan Intern Perbankan PSAK Resesi Rupiah salah saji sistem keuangan Sistem Pengendalian Internal soft skill suku bunga Tax Amnesty Umum Utang wajar tanpa pengecualian» Statistik
» maps.amung.us
» Komentar Terbaru
- Vino Satria Hidayat on Soal Ujian Akhir Semester Teori Portofolio dan Manajemen Investasi (TPMI) 2010
- Vino Satria Hidayat on intermezzo:Jika Wanita Diumpamakan Ikan, Kategori Ikan Apakah yang Jadi Favorit Anda?
- maurice dake on Intermeso:Saat Apple Melengserkan Microsoft dari Takhta Teknologi
- maurice dake on Pemekaran Melawan Efisiensi
- Tuti Mulyani on BPK Diaudit KAP Wisnu B Soewito & Rekan
- maurice dake on Dampak Konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) Terhadap Bisnis
» Arsip
- August 2010 (1)
- July 2010 (6)
- June 2010 (4)
- May 2010 (1)
- April 2010 (1)
- March 2010 (1)
- January 2010 (8)
- December 2009 (16)
- November 2009 (10)
- October 2009 (12)
- September 2009 (1)
- August 2009 (4)
- July 2009 (4)
- June 2009 (4)
- May 2009 (7)
- April 2009 (7)
- March 2009 (14)
- February 2009 (16)
- January 2009 (10)
- December 2008 (11)
- November 2008 (29)
- October 2008 (30)
‘Perbankan’ Category
» posted on Wednesday, June 2nd, 2010 at 11:47 pm by aaron
Format Baru Atasi Krisis
Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Lembaga Penjamin Simpanan merevisi nota kesepakatan tentang protokol penanggulangan krisis keuangan. Protokol ini sempat dipakai menghadapi krisis keuangan pada 2008, yang berujung penyelamatan Bank Century.
Jika nota kesepakatan atau MOU ini kurang ampuh dalam menangkal krisis, pemerintah juga mempersiapkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu yang hampir sama dengan Perppu Nomor 4 Tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan atau JPSK.
post a comment | filed under Perbankan | tags: Ekspansi kredit, krisis, Perbankan
» posted on Friday, January 29th, 2010 at 1:14 pm by aaron
Bank Ubah Strategi
Perbankan bersiap mengubah strategi untuk mengantisipasi berlakunya Perjanjian Perdagangan Bebas China-ASEAN atau CAFTA. Secara bertahap, bank memperbesar porsi penyaluran kredit ke sektor yang mendapat keuntungan dari pelaksanaan CAFTA.
Sebaliknya, perbankan akan mengurangi porsi kredit ke sektor-sektor yang produknya diperkirakan kurang memiliki daya saing dibandingkan dengan produk China dan negara-negara ASEAN lainnya.
post a comment | filed under Perbankan | tags: CAFTA, Perbankan Nasional, Perjanjian Perdagangan Bebas China-ASEAN
» posted on Friday, June 19th, 2009 at 6:07 pm by aaron
Bank-bank Swiss Rapuh
Bank Sentral Swiss di Geneva, Kamis (18/6), memperingatkan, bank-bank besar di negara itu masih rentan terhadap guncangan keuangan. Secara keseluruhan, keuntungan bank- bank Swiss turun hingga 40 persen sepanjang 2008.
Menurut laporan Stabilitas Keuangan 2009, stabilitas perbankan Swiss terancam jika resesi ekonomi berlangsung lebih lama. Tanpa menyebut UBS dan Credit Suisse, dua bank terbesar di Swiss, Bank Sentral Swiss meminta bank-bank besar meningkatkan permodalan dan menekan risiko.
post a comment | filed under Perbankan | tags: Bank
» posted on Tuesday, February 10th, 2009 at 5:31 pm by aaron
Menggugat Integritas Industri Keuangan Kita
Kasus penyelewengan dana nasabah di Bank Century dan Sarijaya Permana Sekuritas telah menimbulkan berbagai persoalan baru dalam kehidupan sehari-hari para korban. Lebih dari itu, masyarakat semakin gencar mempertanyakan integritas industri keuangan kita. Kepercayaan adalah sebuah taruhan teramat besar bila kedua kasus ini tak kunjung selesai.
post a comment | filed under Perbankan | tags: Perbankan
» posted on Saturday, February 7th, 2009 at 12:30 pm by aaron
Laba Bank Merosot
Laba bersih perbankan nasional tahun 2008 merosot 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Anjloknya laba dipicu oleh mengecilnya margin bunga bersih akibat perang bunga dana dan kerugian transaksi derivatif.
Data Bank Indonesia (BI) menyebutkan, laba bersih perbankan nasional tahun 2008 tercatat Rp 30,61 triliun, turun hampir 13 persen dibandingkan tahun 2007 yang senilai Rp 35 triliun. Laba perbankan nasional merupakan kumpulan laba 128 bank yang beroperasi di Indonesia.
post a comment | filed under Perbankan | tags: Perbankan
» posted on Monday, February 2nd, 2009 at 5:19 pm by aaron
Relaksasi Perlu Dilanjutkan
Perbankan mengharapkan Bank Indonesia melanjutkan relaksasi kebijakannya pada bulan-bulan berikut. Para bankir menilai paket kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia pada Januari 2009 belum optimal untuk mendorong penyaluran kredit.
Direktur BNI Achmad Baiquni, saat BNI Media Gathering, akhir pekan lalu di Jakarta, mengatakan, relaksasi kebijakan yang diumumkan Gubernur Bank Indonesia Boediono dalam Banker’s Dinner, pekan lalu, belum sepenuhnya sesuai keinginan industri perbankan. Contohnya, relaksasi yang terkait dengan penilaian kualitas aktiva.
post a comment | filed under Perbankan | tags: Perbankan
» posted on Friday, January 30th, 2009 at 10:15 pm by aaron
BPD Masih Sekadar Jadi Kasir Pemda
Bank Indonesia menilai, peran bank pembangunan daerah belum optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. BPD masih cenderung berperan sebagai kasir pemerintah daerah.
Selain itu, menurut Gubernur Bank Indonesia Boediono, sinergi pemda dengan BPD dalam menggerakkan perekonomian juga lemah. ”Peran BPD hendaknya tidak hanya sekadar kasir daerah. BPD harus pula berperan sebagai agent of development dengan misi khusus untuk pengembangan ekonomi daerah,” katanya pada Lokakarya Asosiasi BPD (Asbanda)-Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, Kamis (29/1) di Jakarta.
post a comment | filed under Perbankan | tags: Perbankan
» posted on Wednesday, December 10th, 2008 at 7:13 pm by aaron
Jaga Stamina pada 2009
Tahun 2008 ibarat masa yang semula diharapkan manis, tetapi tiba-tiba menjadi pahit bagi industri perbankan. Saat perbankan tengah bersemangat bekerja, tecermin dari tingginya penyaluran kredit, tiba-tiba badai krisis datang, menghancurkan pasar keuangan domestik.
post a comment | filed under Perbankan | tags: Perbankan, suku bunga
