» POLING OPINI
» Galeri
» Tag
akuntan Akuntansi Akuntansi Pemerintahan APBN audit audit fee bailout Bank Bank Century BBM BI BPK bursa Capital Ekonomi IFRS Indeks Persepsi Korupsi Inflow intermeso Keuangan Daerah Korupsi kredit krisis laporan keuangan Laporan Keuangan Pemda Likuiditas moratorium nilai tukar rupiah Opini pajak Pemekaran Pengawasan Intern Perbankan PSAK Resesi Rupiah salah saji sistem keuangan Sistem Pengendalian Internal soft skill suku bunga Tax Amnesty Umum Utang wajar tanpa pengecualian» Statistik
» maps.amung.us
» Komentar Terbaru
- Vino Satria Hidayat on Soal Ujian Akhir Semester Teori Portofolio dan Manajemen Investasi (TPMI) 2010
- Vino Satria Hidayat on intermezzo:Jika Wanita Diumpamakan Ikan, Kategori Ikan Apakah yang Jadi Favorit Anda?
- maurice dake on Intermeso:Saat Apple Melengserkan Microsoft dari Takhta Teknologi
- maurice dake on Pemekaran Melawan Efisiensi
- Tuti Mulyani on BPK Diaudit KAP Wisnu B Soewito & Rekan
- maurice dake on Dampak Konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) Terhadap Bisnis
» Arsip
- August 2010 (1)
- July 2010 (6)
- June 2010 (4)
- May 2010 (1)
- April 2010 (1)
- March 2010 (1)
- January 2010 (8)
- December 2009 (16)
- November 2009 (10)
- October 2009 (12)
- September 2009 (1)
- August 2009 (4)
- July 2009 (4)
- June 2009 (4)
- May 2009 (7)
- April 2009 (7)
- March 2009 (14)
- February 2009 (16)
- January 2009 (10)
- December 2008 (11)
- November 2008 (29)
- October 2008 (30)
Posts Tagged ‘Bank’
» posted on Tuesday, November 3rd, 2009 at 2:50 pm by aaron
Bank Makin Terlena
Porsi kredit konsumsi yang disalurkan perbankan terus meningkat. Sebaliknya, porsi kredit modal kerja cenderung terus menurun. Kondisi ini sejalan dengan makin membesarnya kontribusi konsumsi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pada tahun 2001, porsi kredit konsumsi terhadap total kredit perbankan hanya sekitar 14,76 persen. Namun, per Agustus 2009, porsi kredit konsumsi telah meningkat dua kali lipat menjadi 30 persen.
post a comment | filed under Ekonomi | tags: Bank, kredit
» posted on Friday, June 19th, 2009 at 6:07 pm by aaron
Bank-bank Swiss Rapuh
Bank Sentral Swiss di Geneva, Kamis (18/6), memperingatkan, bank-bank besar di negara itu masih rentan terhadap guncangan keuangan. Secara keseluruhan, keuntungan bank- bank Swiss turun hingga 40 persen sepanjang 2008.
Menurut laporan Stabilitas Keuangan 2009, stabilitas perbankan Swiss terancam jika resesi ekonomi berlangsung lebih lama. Tanpa menyebut UBS dan Credit Suisse, dua bank terbesar di Swiss, Bank Sentral Swiss meminta bank-bank besar meningkatkan permodalan dan menekan risiko.
post a comment | filed under Perbankan | tags: Bank
